Bagian-bagian Dan Spesifikasi Pembangunan Ground Watertank

Ground Watertank

Kebutuhan ground watertank saat ini semakin meninggi seiring dengan semakin berkurangnya kualitas air bersih. Ground watertank merupakan tempat penampungan air yang di dalamnya kemudian diolah agar air tersebut besih dan layak digunakan baik untuk konsumsi maupun untuk kebutuhan mencuci.

Dalam pembangunannya, ground watertank harus melalui beberapa proses yang cukup sulit sehingga ground watertank tidak dapat dibuat oleh orang sembarangan, perlu orang yang memiliki keahlian khusus yang membangun ground watertank.

Pembangunan Ground Watertank

Biaya untuk membangun ground watertank lebih terjangkau dari pembangungan tower watertank sehingga ground watertank lebih banyak dipilih. Untuk membangun gorund water tank, tentu memerlukan banyak material dan ruang seperti ruang untuk menampung air di bawah tanah, waterproofing membran agar tidak terjadi kebocoran, hingga pipa-pipa untuk mengalirkan air.

Terdapat 3 struktur untuk membangun ground watertank, yaitu:

1. Intake

Intake merupakan ruang pertama di mana air masuk ke dalam tank dari sumber. Intake berfungsi sebagai penampungan sementara sebelum air dipompa ke dalam WTP (water treatment plant). Di dalam intake ini terdapat bar screen yang berfungsi untuk menyaring benda-benda asing di dalam air.

2. WTP (water treatment plant)

Merupakan ruang kedua di dalam ground watertank yang berfungsi untuk menyaring air yang berasal dari intake agar air yang akan dikeluarkan nantinya menjadi air yang layak konsumsi. Ada lima tahap yang terjadi di dalam WTP ini, yaitu koagulasi, flokulasi, sedimentasi, filtrasi dan desinfeksi. Semua tahapan tersebut dilalui oleh air hingga agar air dapat dipastikan kebersihannya.

3. Reservoir

Reservoir merupakan ruang terakhir di dalam ground water tank yang fungsinya sebagai penampungan air bersih sementara sebelum air tersebut didistribusikan kepada konsumen.

“Baca Juga : Takut Rumah Bocor Di Musim Hujan? Tinjau Bangunan Sebelum Musim Hujan

Adanya teknologi ground watertank ini semakin memudahkan masyarakat dalam mengakses air bersih. GWT ini biasa digunakan untuk perumahan-perumahan umum, perhotelan, bahkan digunakan untuk stok air bagi pemadam kebakaran.

Dalam pembuatan ground watertank, selain menggunakan sika waterproofing juga menggunakan material lain yang memiliki spesifkasi atau standar khusus ground watertank. Adapaun spesifikasi ground watertank di antaranya:

  • Lapisan dinding ground watertank haruslah tebal, hal ini agar tank menjadi lebih kuat dan dapat menampung lebih banyak air.
  • Tank haruslah tahan terhadap benturan serta tahan terhadap tekanan ketika dipendam. Oleh karenanya tank haruslah terbuat dari bahan-bahan yang kuat dan berkualitas agar kokoh.
  • Tank harus memiliki kaki/ tulangan yang dapat memperkuat strukturnya
  • Tank harus memiliki kekuatan dalam menghadapi cuaca ekstrem, sehingga tank tetap dapat menjaga suhunya dengan baik, tidak mempengaruhi air di dalamnya, serta tidak mudah rusak
  • Tank harus tidak mudah pecah ataupun bocor
  • Tank untuk ground watertank haruslah anti lumut dan anti rembesan
  • Tank harus tersedia dalam berbagai ukuran tergantung kebutuhan

Dengan spesifikasi yang berat seperti ini, material dan penyusun ground watertank haruslah benar-benar berkualitas. Untuk itu jika Anda memilih jasa dalam pembuatan GWT ini, maka pilihlah jasa yang meyakinkan di mana telah tersertifikasi agar air bersih yang Anda inginkan dapat terwujud.